Logo Bloomberg Technoz

Harga Batu Bara Tertinggi dalam Sebulan Lebih

Hidayat Setiaji
20 January 2026 09:13

Indonesia is the world’s largest supplier of thermal, or power-station, coal, accounting for almost 40% of the seaborne market last year./Bloomberg
Indonesia is the world’s largest supplier of thermal, or power-station, coal, accounting for almost 40% of the seaborne market last year./Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan kemarin. Harga si batu hitam pun genap naik dua hari beruntun.

Pada Senin (19/1/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 109,1/ton. Menguat 0,23% dari posisi akhir pekan lalu dan menjadi yang tertinggi sejak 10 Desember 2025 atau lebih dari sebulan terakhir.

Harga komoditas ini pun resmi naik dua hari berturut-turut. Selama dua hari tersebut, harga terangkat 0,65%.


Batu bara mengawali 2026 dengan catatan positif. Secara year-to-date, harga naik 1,5% secara point-to-point.

Dunia masih belum bisa lepas dari batu bara, meski pengembangan energi baru-terbarukan kian masif. Di China, misalnya, ada rencana untuk menyiapkan lebih dari 100 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tahun ini.