Siang Ini, Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.000/US$
Redaksi
19 January 2026 14:32

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini susut 0,30% ke level Rp16.935/US$ di pasar spot. Bahkan, di pasar offshore nilai tukar rupiah jatuh lebih dalam sebesar 0,34% ke level Rp16.981/US$.
Ambrolnya rupiah siang ini sesuai proyeksi para analis yang menyebut rupiah akan sampai pada titik terendah, meski Bank Indonesia terus melakukan upaya intervensinya. Hal ini terjadi lantaran pelaku pasar masih khawatir terhadap kondisi defisit fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Di tengah ketidakstabilan kondisi geopolitik, melemahnya disiplin fiskal di tengah perlambatan ekonomi global selalu dibaca pasar sebagai sinyal meningkatnya risiko pembiayaan negara. Saat kondisi defisit melebar, kebutuhan pembiayaan lewat penerbitan surat utang otomatis meningkat, sementara minat investor asing cenderung menyusut di tengah ketidakpastian global.
Siang ini, imbal hasil di pasar surat utang domestik naik. Tenor 10Y naik 5,5 basis poin (bps) menjadi 6,3%, tenor 5Y naik 6,9 bps menjadi 5,7%.
Intervensi Bank Indonesia di pasar valas dan obligasi memang dapat menahan laju pelemahan rupiah dalam jangka pendek. Namun, pasar memahami bahwa kebijakan moneter tidak bisa bekerja sendirian.




























