Tito menekankan agar dana TKD dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab untuk pemulihan kehidupan masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak terjadi penyelewengan anggaran dari pengembalian TKD ini.
Tito melanjutkan, dirinya akan mengawal bersama dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar anggaran-anggaran ini dapat segera ditransfer ke daerah-daerah secepat mungkin.
“Kalau anggaran bencana ini sampai diselewengkan, mudaratnya berlipat-lipat ganda. Satu, ini adalah pidana. Yang kedua, tanggung jawab kepada Tuhan. Yang ketiga, ini adalah artinya menari-nari di atas penderitaan masyarakatnya sendiri. Nggak boleh,” ujarnya.
Tito menjelaskan dana tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan daerah masing-masing, seperti perbaikan jalan dan jembatan, penanganan pengungsi, normalisasi sungai, hingga pembersihan lingkungan terdampak bencana. Ia juga memastikan pemerintah pusat akan mengawal proses penyaluran dana agar dapat segera diterima daerah.
Tito memastikan seluruh kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut tanpa terkecuali menerima pengembalian TKD secara utuh. Menurutnya, meskipun tidak semua daerah terdampak langsung, dampak sosial dan ekonomi dirasakan secara luas.
Lebih lanjut, Tito menyampaikan harapannya agar proses transfer TKD dapat mulai berjalan pada awal pekan ini melalui koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.































