“AirNav Indonesia saat ini juga tengah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) terkait kegiatan pencarian dan pertolongan (Search and Rescue),” tegas dia.
Adapun, Pesawat tersebut mengangkut 10 orang, yang terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang. Tim Sar Makassar telah mengirimkan tim penyelamat kurang lebih 15 personel ke wilayah tersebut, lengkap dengan drone dan mobil penyelamat.
Pesawat ATR 42-500 tersebut sempat diminta memperbaiki posisi gegara tidak berada pada jalur pendekatan yang diarahkan Air Traffic Control (ATC).
Pada pukul 04.23 UTC, pesawat tersebut diarahkan oleh ATC Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Akan tetapi dalam proses pendekatan, pesawat tersebut teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga ATC memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Akan tetapi, usai penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.
(azr/frg)





























