Mengenai sektor tenaga kerja, meskipun risiko penurunan telah meningkat, ia memproyeksikan tingkat pengangguran akan tetap stabil sepanjang tahun 2026. Berdasarkan kontrak berjangka, para investor memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan di Washington tanggal 27-28 Januari mendatang.
Selain masalah suku bunga, Jefferson juga membahas dimulainya kembali pembelian aset dan pengelolaan neraca keuangan The Fed yang bernilai US$6,6 triliun. Ia menegaskan bahwa pembelian aset baru ini bertujuan untuk menstabilkan level cadangan bank dan tidak boleh dianggap sebagai upaya untuk memberikan stimulus tambahan bagi ekonomi.
Di sela-sela konferensi, Jefferson sempat menanggapi kontroversi terkait langkah Departemen Kehakiman (DOJ) yang melayangkan panggilan hukum (subpoena) kepada The Fed. Investigasi tersebut berfokus pada kesaksian Jerome Powell di hadapan Kongres terkait proyek renovasi gedung bank sentral.
Sebelumnya, Powell mengeluarkan pernyataan langka pada Minggu malam yang menyebut bahwa langkah hukum tersebut bermotif keberatan terhadap keputusan kebijakan moneter. Jefferson pun memberikan pembelaan terhadap koleganya tersebut.
“Saya memiliki rasa hormat yang besar terhadap Ketua (Powell),” ujar Jefferson kepada wartawan. “Saya pikir dia adalah sosok dengan integritas tertinggi.”
(bbn)





























