Rosan: Realisasi PMA Lambat Karena PMDN Lebih Cepat
Pramesti Regita Cindy
15 January 2026 20:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menilai perlambatan pertumbuhan penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2025 bukan disebabkan melemahnya minat investor luar negeri, melainkan karena terjadinya lonjakan realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang diklaimnya melesat.
"Sebetulnya bukan PMA-nya yang melambat, kalau saya melihatnya dalam negerinya yang lebih cepat [pertumbuhan investasinya]," kata Rosan ketika ditemui di kantornya di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Ia bahkan mengibaratkan perbedaan laju investasi tersebut seperti kecepatan kendaraan. Bila sebelumnya investasi dalam negeri berlari dengan kecepatan normal, kini kecepatannya naik drastis karena adanya BPI Danantara.
"Kalau dulu larinya 10 km per jam, sekarang dalam negerinya tiba-tiba jadi 15 km per jam. Karena ada faktor Danantara-nya. Mungkin itu yang bisa membuat perbedaan, kenapa percepatan di dalam negerinya, investasinya itu menjadi lebih cepat," tekannya.
Oleh karena itu, Rosan optimis dan memperkirakan tren pertumbuhan investasi dalam negeri tersebut berlanjut pada 2026, sejalan denga upaya investasi Danantara ke berbagai sektor strategis seperti industrialisasi, kimia, kesehatan termasuk plasma darah, hingga sektor pengelolaan sampah menjadi energi (waste to energy).

































