Logo Bloomberg Technoz

Usai Konsultasi ke KPK, ESDM Akan Tetapkan Standar Impor Migas AS

Dovana Hasiana
15 January 2026 08:50

Wamen ESDM Yuliot Tanjung usai konferensi pers sumur minyak masyarakat di Kementerian ESDM, Selasa (1/7/2025). (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)
Wamen ESDM Yuliot Tanjung usai konferensi pers sumur minyak masyarakat di Kementerian ESDM, Selasa (1/7/2025). (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian ESDM menilai positif kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan rencana penugasan PT Pertamina (Persero) untuk impor migas dari Amerika Serikat (AS).

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kementeriannya bakal menindaklanjuti temuan potensi risiko dan kolusi dari rencana penugasan impor migas tersebut.

“Kalau dari Kementerian ESDM diminta untuk bagaimana menetapkan standar untuk produk dari impor,” kata Yuliot kepada awak media di Jakarta, Rabu (14/1/2026).


Yuliot berharap kajian lembaga antirasuah itu dapat mengantisipasi risiko kebocoran anggaran negara dan kolusi dari rencana impor migas AS tersebut.

Penugasan kepada Pertamina itu berkaitan dengan bagian perundingan tarif resiprokal dengan Washington.