Logo Bloomberg Technoz

Airlangga memastikan BUMN tekstil yang akan dibentuk nanti merupakan BUMN baru.

"BUMN baru khusus tekstil. Tidak menghidupkan kembali," tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah akan mengguyur US$6 miliar (sekitar Rp101 triliun dengan asumsi US$1 sama dengan Rp16.850) untuk industri tekstil nasional.

Anggaran tersebut muncul usai Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, beberapa hari lalu. Rapat tersebut membahas agenda yang berkaitan dengan penguatan industri nasional, pengembangan teknologi, hingga proyek hilirisasi dan energi.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta adanya penguatan industri tekstil dan garmen nasional. Salah satu langkah yang ditekankan Kepala Negara adalah dengan melakukan revitalisasi rantai pasok.

“Di hari Minggu ini, 11 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dikutip Senin (12/01/2026).

Selain sektor tekstil dan garmen, rapat tersebut juga membahas penguatan sektor otomotif atau elektronik melalui investasi dalam pengembangan teknologi semikonduktor. Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik.

(ain)

No more pages