Logo Bloomberg Technoz

Purbaya: Likuiditas Rp200 T Kurang Efektif karena Diserap BI

Pramesti Regita Cindy
14 January 2026 17:50

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan kebijakan penambahan likuiditas sebesar Rp200 triliun tidak memberikan dampak sekuat yang direncanakan. 

Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran dana tersebut kembali terserap oleh Bank Indonesia (BI), sehingga pertumbuhan uang primer (base money) tidak bertahan lama.

"Hitungan saya Rp200 triliun itu menimbulkan pertumbuhan uang [base money] 13%. Harusnya kredit di akhir tahun tumbuh double digit juga. Tapi karena mungkin ada miskomunikasi, atau saya kasih sinyal enggak diikutin," kata Purbaya di kawasan Jakarta, Rabu (14/1/2026). 


Sehingga, realisasinya tidak berjalan sesuai rencana. Ia menyebut mulai pekan kedua September, Bank Indonesia mulai menyerap kembali likuiditas tersebut secara bertahap hingga berlanjut ke bulan-bulan berikutnya.

"Sampai satu titik pertumbuhan base money-nya turun ke nol lagi. Itu yang membuat kebijakannya tidak seefektif yang saya rencanakan," terangnya.