IDAI: Super Flu Lebih Berisiko pada Anak dengan Komorbid
Dinda Decembria
14 January 2026 15:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), menegaskan bahwa super flu atau influenza berat memiliki risiko lebih tinggi pada kelompok anak-anak dengan penyakit penyerta atau komorbid, serta pada kelompok lanjut usia.
Menurut Piprim, pada anak-anak dengan komorbid, super flu dapat menimbulkan komplikasi serius sehingga memerlukan perawatan di rumah sakit. Salah satu komplikasi yang kerap terjadi adalah pneumonia, selain gangguan lain yang dapat memperberat kondisi pasien.
“Yang jelas superflu ini memang lebih berat pada anak-anak dengan komorbid, terutama ya, dan lansia juga. Anak-anak dengan komorbid bisa sampai dirawat karena komplikasinya bisa pneumonia dan lain-lain,” ujar Piprim dalam konferensi pers bersama IDAI secara daring, Selasa (13/1).
Terkait data kasus, Piprim menyebut IDAI hingga kini belum memiliki data spesifik mengenai jumlah kasus super flu, khususnya yang disebabkan oleh virus H3N2. Hal tersebut karena penetapan jenis virus memerlukan pemeriksaan lanjutan melalui pengurutan genom.
“IDAI saya kira belum ada data spesifik, karena untuk menentukan dia H3N2 ini mungkin harus pengurutan genomnya. Itu yang punya adalah di laboratorium-laboratorium di Kementerian Kesehatan,” jelasnya.



























