Logo Bloomberg Technoz

Transaksi Program Belanja Akhir 2025 Diklaim Tembus Rp122 T

Sultan Ibnu Affan
13 January 2026 11:49

Warga membuka aplikasi belanja daring dengan latar iklan Harbolnas 10.10 di Jakarta, Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga membuka aplikasi belanja daring dengan latar iklan Harbolnas 10.10 di Jakarta, Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mengklaim program belanja nasional mencatat total nilai transaksi mencapai Rp122,2 triliun sejak periode dicanangkan pada kuartal IV 2025 hingga 5 Januari 2026 lalu. Angka ini disebut-sebut melampaui target yang dipatok Rp110 triliun.

Transaksi tersebut berasal dari program belanja seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), Belanja di Indonesia Aja (BINA), serta program EPIC Sale, yang diklaim mampu menopang roda perekonomian nasional.

"Capaian yang melampaui target, menunjukkan peran penting produk lokal dalam rantai pasok nasional,” tutur Juru Bicara Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam siaran resminya, dikutip Selasa (13/1/2025).


Secara terperinci, program Harbolnas dilaksanakan pada 10-16 Desember 2025 yang mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp36,4 triliun, lewati target yang dipatok senilai Rp34 triliun. Sebanyak Rp16,6 triliun berasal dari produk lokal.

Sementara itu, program BINA Indonesia Great Sale (IGS) Nataru yang diselenggarakan mulai tanggal 18 Desember 2025-4 Januari 2026 mencatatkan total realisasi sebesar Rp31 triliun, yang juga lewati target sebesar Rp30 triliun.