Danantara: Ekonomi 2026 Ditopang Belanja Negara & Moneter Longgar
Sultan Ibnu Affan
13 January 2026 05:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perekonomian Indonesia diperkirakan membaik pada 2026, dipicu oleh belanja pemerintah lebih cepat dan lebih berkualitas. Pada saat yang sama, pelonggaran moneter sepanjang tahun lalu berpotensi mulai berdampak ke sektor riil.
Berdasarkan laporan Danantara Economic Outlook 2026, arah kebijakan makro pada tahun ini akan lebih mendukung pertumbuhan. Kebijakan fiskal diproyeksikan bergeser ke sikap pro-pertumbuhan.
Dipaparkan dalam laporan, hal itu seiring membaiknya kualitas dan kecepatan belanja pemerintah. Pada saat yang sama, dampak penuh pelonggaran moneter sepanjang 2025 dengan total penurunan suku bunga hingga sebanyak 125 basispoin (bps) juga diklaim mulai tersalurkan ke sektor riil.
“Pelonggaran moneter yang dilakukan pada 2025 akan sepenuhnya menyalurkan dampaknya, mendorong pertumbuhan kredit dan aktivitas ekonomi,” tulis laporan itu, dikutip Selasa (12/1/2026).
Dalam laporan juga disebutkan, stabilitas nilai tukar menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadapi potensi perubahan arah arus modal global. Namun, ketahanan cadangan devisa serta koordinasi kebijakan yang kuat antara otoritas moneter dan fiskal memberikan bantalan yang memadai bagi perekonomian.































