Dengan biaya pembangunan satu pabrik semikonduktor (fab) mencapai lebih dari US$20 miliar, investasi tambahan TSMC kemungkinan akan mendekati atau melebihi US$100 miliar. Keempat pabrik tambahan tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2030-an, kata sumber tersebut. The New York Times melaporkan pada Senin pagi bahwa kesepakatan tersebut hampir selesai, dengan kemungkinan kerangka kerja diumumkan pada bulan ini.
Jika kesepakatan final, belum jelas seberapa cepat TSMC dapat memenuhi komitmennya untuk secara drastis memperluas kehadiran manufakturnya di AS.
Gedung Putih, Kantor Perwakilan Perdagangan AS, dan Departemen Perdagangan tidak segera menanggapi permintaan komentar. TSMC tidak segera menanggapi permintaan komentar. Juru bicara kabinet Taiwan dan Kantor Negosiasi Perdagangan tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Perjanjian yang ditandatangani akan menjadi puncak dari pembicaraan berbulan-bulan antara tim Presiden Donald Trump dan pemerintah Taiwan, yang telah berulang kali menyatakan bahwa kesepakatan sudah dekat.
Taipei akan memperoleh tarif impor yang lebih rendah, sejalan dengan tarif yang diterapkan AS terhadap impor dari negara tetangganya, Jepang dan Korea Selatan. Trump akan mendapatkan janji investasi tambahan dari produsen asing besar, yang dapat dia jadikan sebagai kemenangan lain bagi kebijakan perdaganganannya.
Pejabat administrasi Trump, termasuk Menteri Perdagangan Howard Lutnick, telah menguraikan harapan mereka agar Taiwan menjanjikan investasi tambahan yang signifikan dari TSMC dalam produksi chip di wilayah AS. Setiap kesepakatan dengan Taipei berisiko memicu reaksi China, yang mengklaim pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya — pandangan yang ditolak oleh Taiwan.
Taiwan berupaya menuntaskan kesepakatan dengan AS sebelum Trump bertemu dengan pemimpin China Xi Jinping di China, menurut seorang pejabat senior di Taipei yang enggan disebut namanya saat membahas isu sensitif ini. Pemimpin AS diperkirakan akan mengunjungi China pada April.
Walau begitu, masih banyak hal yang belum pasti mengenai manfaat dari kesepakatan potensial — dan kemungkinan untuk segera mencapainya. Mahkamah Agung dijadwalkan akan memutuskan mengenai legalitas tarif global Trump pada Rabu ini. Pembatalan tarif tersebut dapat merampas alat penting yang telah digunakan presiden dalam negosiasi perdagangan.
Sejak mengumumkan tarif skala besar terhadap puluhan mitra dagang pada April lalu, pemerintahan Trump telah menegosiasikan beberapa kesepakatan dengan ekonomi besar seperti Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa untuk mengurangi tarif atas barang-barang mereka sebagai imbalan atas janji investasi di bidang-bidang seperti elektronik, mineral kritis, dan farmasi.
(bbn)
































