Presiden mendorong para siswa agar tidak pernah merasa kecil hati terhadap kondisi yang dihadapi, serta terus belajar dengan tekun sebagai jalan untuk memperbaiki masa depan dan mengangkat harkat serta martabat keluarga.
“Pesan Presiden kepada anak-anak Sekolah Rakyat sangat jelas, jangan pernah merasa kecil hati. Masa depan tidak ditentukan oleh keterbatasan, tetapi oleh semangat, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar,” ungkap Angga.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas pendidikan, tetapi sebagai ruang tumbuh harapan dan karakter bagi generasi muda.
“Sekolah Rakyat adalah jembatan harapan. Melalui pendidikan, anak-anak tidak hanya membangun masa depan dirinya sendiri, tetapi juga membawa perubahan bagi keluarga dan lingkungannya,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
“Ini bukan program seremonial. Sekolah Rakyat adalah investasi masa depan untuk melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan percaya diri sebagai anak bangsa,” tutup Angga.
(red)

























