Logo Bloomberg Technoz

Sikap The Fed Tekan Saham Bank Besar RI

Muhammad Julian Fadli
18 June 2026 12:35

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berlanjut hingga siang hari ini, Kamis (18/6/2026). Jeda Sesi I, IHSG melemah 1,06% di posisi 6.154. Imbas saham bank besar turun dalam hingga 3% lebih tersengat sentimen The Fed hawkish.

Transaksi perdagangan saham didominasi aksi jual dengan volume mencapai 14,92 miliar saham dan nilai transaksi Rp10,07 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,07 juta kali diperjualbelikan.

Hanya ada 226 saham yang menguat. Sedangkan sebanyak 417 saham melemah dan 158 saham lainnya tidak bergerak.


IHSG memang sudah melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. langsung tertekan sesaat setelah dibuka hingga posisi terendahnya mencapai 6.073 pada perdagangan Kamis (18/6/2026). 

Himpitan berat IHSG terjadi di tengah sentimen kegelisahan pasar terhadap Federal Reserve, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga jelang tutup tahun 2026 kala Bank Sentral menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap inflasi.