IHSG Menjauhi Kisaran 9.000, Potensi Koreksi Masih Berlanjut
Recha Tiara Dermawan
13 January 2026 08:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (12/1/2026) setelah gagal bertahan di atas level psikologis 9.000.
IHSG berakhir di posisi 8.884,72 atau turun 0,58% setelah sebelumnya sempat menguat dan kembali menyentuh level 9.000.
Tim riset Phintraco Sekuritas menilai, penurunan tersebut semula dipicu oleh aksi profit taking, yang kemudian bergejolak hingga terjadi panic selling, terutama pada saham-saham konglomerasi yang sebelumnya menjadi pendorong penguatan indeks.
Tekanan jual tersebut juga terjadi seiring antisipasi pelaku pasar terhadap pengumuman kebijakan baru perhitungan free float oleh MSCI yang dijadwalkan rilis pada akhir Januari.
“Aksi profit taking yang terjadi kemudian berkembang menjadi panic selling, sehingga IHSG sempat tertekan hingga ke level terendah intraday di 8.715 sebelum kembali membaik. Meski demikian, indeks tetap ditutup di zona negatif dan berada di bawah rata-rata pergerakan lima hari (MA5),” ujar tim riset Phintraco Sekuritas, Senin (12/1/2026).





























