Logo Bloomberg Technoz

Purbaya: Meski Harga Minyak US$92/Barel, APBN Tetap Terkendali

Mis Fransiska Dewi
03 March 2026 21:06

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah masih bisa mengendalikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) meskipun harga minyak dunia mencapai level US$92/barel. 

Hal ini merespons kondisi geopolitik global yang memanas imbas serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran dan terganggunya salah satu urat nadi terpenting perdagangan energi dunia, yakni Selat Hormuz.

“Harga minyak sudah ke US$80/barel, saya hitung sampai US$92/barel pun kita masih bisa kendalikan anggarannya, jadi tidak masalah,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Selasa (3/3/2026). 


Bendahara Negara menuturkan indikator yang dapat memengaruhi perekonomian RI yakni ekspor maupun harga minyak. Namun demikian, harga minyak dunia saat ini masih dapat disesuaikan dengan anggaran pemerintah. 

“Enggak [khawatir]. Kita bisa adjust [menyesuaikan] kita bisa atur,” ujarnya.