Logo Bloomberg Technoz

Update Banjir di DKI Jakarta: 39 Ruas Jalan Masih Terendam

Dinda Decembria
12 January 2026 17:55

Warga melintasi banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta, Senin (12/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintasi banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta, Senin (12/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak pagi ini masih menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah kawasan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 17.00 WIB terdapat 57 RT dan 39 ruas jalan yang terdampak berkumpul.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyampaikan bahwa umumnya tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Ketinggian udara bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 100 sentimeter di beberapa titik.

Di Jakarta Barat, akumulasi tercatat terjadi di 12 RT yang berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kamal, dan Tegal Alur. Ketinggian udara di wilayah ini berkisar antara 40 hingga 75 sentimeter dengan penyebab utama curah hujan tinggi. Seluruh titik masih dalam proses penanganan.


Sementara itu, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 20 RT. Genangan terjadi di Kelurahan Cilandak Barat, Pondok Labu, Cipete Utara, Pela Mampang, Duren Tiga, Cilandak Timur, dan Pejaten Timur. Selain hujan deras, luapan Kali Krukut juga memperparah kondisi dengan ketinggian udara mencapai 100 sentimeter.

Di Jakarta Timur, BPBD mencatat 18 RT tergenang yang tersebar di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Penyebab penumpukan berasal dari curah hujan tinggi serta luapan Kali Ciliwung, dengan ketinggian udara mencapai 100 sentimeter di Kampung Melayu.