Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Lesu Saat Mayoritas Bursa Saham Asia Melaju

Muhammad Julian Fadli
12 January 2026 17:35

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG melemah saat mayoritas bursa saham Asia menguat.

Pada Senin (12/1/2026), IHSG ditutup melemah 0,58% di posisi 8.884.

Penutupan IHSG Sesi II pada Senin 12 Januari 2026 (Bloomberg)

Transaksi terpantau cukup ramai dengan manuver jual, dengan nilai transaksi sepanjang hari mencapai Rp40,1 triliun dan volume perdagangan 74,4 miliar saham. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 5,07 juta kali jual–beli.


Hanya ada 279 saham yang menguat. Sebanyak 435 saham melemah dan 97 saham lainnya tidak bergerak. Posisi terendah IHSG hari ini menyentuh 8.715 sedang tertingginya sempat mencapai 9.000.

Saham–saham infrastruktur, saham teknologi, dan saham energi jadi yang terdalam pelemahannya pada hari ini, melemah mencapai 2,37%, 1,68%, dan 1,38%.