Logo Bloomberg Technoz

Harga Pangan Hari Ini: Swasembada Digaungkan, Beras Masih Mahal

Redaksi
12 January 2026 09:40

Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga rata-rata beras premium masih mahal melampaui harga eceran tertinggi (HET) di sejumlah wilayah seperti Aceh, Bali, hingga Papua Barat. Selain itu, harga Minyakita juga masih bertengger di atas HET pada Senin (12/1/2026).

Menyitir Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada pukul 08.45 WIB, harga rata-rata beras premium di tingkat konsumen mencapai Rp15.413/kg secara nasional. Harganya naik dari HET nasional beras premium yang dipatok sebesar Rp14.900/kg. 

Kenaikan harga beras premium terjadi di semua wilayah, di zona 1 senilai Rp14.862/kg, zona 2 senilai Rp16.026/kg, dan zona 3 senilai Rp17.580/kg. Adapun HET beras premium di zona 1 adalah Rp14.900/kg, zona 2 senilai Rp15.400/kg, dan zona 3 senilai Rp15.800/kg. 


Harga beras premium di Bali mencapai Rp15.800/kg atau naik 6,04% di atas HET. Sementara di Aceh seharga Rp16.600/kg atau naik 7,79% di atas HET sedangkan di Papua Barat tembus Rp19.000/kg atau naik 20.25% di atas HET. 

Sementara harga rata-rata beras medium mulai mengalami penurunan di sejumlah wilayah. Namun secara rata-rata nasional naik tipis menjadi Rp13.600/kg. Harga beras tersebut dari HET nasional yang semestinya di level Rp13.500/kg.