Logo Bloomberg Technoz

Goldman: Ekonomi AS 2026 Menguat, The Fed Pangkas Suku Bunga

News
12 January 2026 08:50

Ilustrasi ekonomi AS (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi ekonomi AS (Dok: Bloomberg)

Malcolm Scott - Bloomberg News

Bloomberg, Ekonomi Amerika Serikat (AS) diprediksi akan mendapat suntikan tenaga tahun ini melalui pemotongan pajak, kenaikan upah riil, dan peningkatan kekayaan rumah tangga, sementara laju inflasi diperkirakan mulai mereda. Demikian laporan terbaru dari para ekonom di Goldman Sachs Group Inc.

Mengingat prospek pasar tenaga kerja yang masih diliputi ketidakpastian, Goldman Sachs memprediksi Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan memberikan dua kali lagi pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin pada bulan Juni dan September mendatang. Hal ini tertuang dalam laporan 2026 US Economic Outlook yang dirilis pada 11 Januari.


“Komposisi pertumbuhan PDB di tahun-tahun mendatang akan terlihat berbeda dibandingkan siklus sebelumnya,” tulis David Mericle, Kepala Ekonom AS di Goldman Sachs. “Porsi yang lebih besar akan datang dari pertumbuhan produktivitas, yang telah bangkit kembali dan diperkirakan mendapat dorongan dari kecerdasan buatan, sementara kontribusi dari pertumbuhan pasokan tenaga kerja akan lebih kecil seiring turunnya imigrasi.”

Hasil survei Bloomberg pada pertengahan Desember lalu memperkirakan pertumbuhan AS berada di angka 2% untuk tahun 2026—sama dengan proyeksi mereka untuk 2025. Namun, paket pemotongan pajak Presiden Donald Trump diyakini mampu mempertahankan tren performa ekonomi AS yang melampaui negara-negara maju lainnya.