Selanjutnya, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatatkan akumulasi beli bersih asing sebesar Rp365 miliar dengan harga saham Rp7.675. Dari sektor perbankan, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga menjadi incaran asing dengan net buy mencapai Rp282,9 miliar, sementara harga sahamnya berada di level Rp3.710.
Saham perbankan lainnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp252,6 miliar meski harga sahamnya sedikit melemah dan ditutup di level Rp8.050 per saham. Dari sektor nikel, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) diborong asing senilai Rp248,3 miliar dan ditutup di harga Rp6.000.
Asing juga mencatatkan akumulasi beli pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp241,3 miliar, disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan net buy Rp236,5 miliar dan harga saham Rp1.205. Sementara itu, saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menjadi incaran asing dengan beli bersih sebesar Rp203,0 miliar dan harga saham Rp3.850.
Seiring derasnya arus dana asing tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sepanjang pekan. IHSG naik 2,16% secara mingguan dan ditutup di level 8.936,754 menguat dari posisi 8.748,132 pada pekan sebelumnya.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia juga meningkat tajam. Rata-rata volume transaksi harian naik 48,08% menjadi 61,78 miliar lembar saham, sementara rata-rata nilai transaksi harian melonjak 44,68% menjadi Rp31,45 triliun. Rata-rata frekuensi transaksi harian turut meningkat 42,74% menjadi 3,98 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar BEI tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,79% menjadi Rp16.301 triliun, dibandingkan Rp16.014 triliun pada sepekan sebelumnya.
(art/wep)






























