Para pembuat kebijakan The Fed bulan lalu memangkas suku bunga acuannya ke kisaran target 3,5% hingga 3,75%. Setelah keputusan tersebut, Powell tidak memberi sinyal bahwa bank sentral akan melanjutkan rangkaian tiga kali penurunan suku bunga pada awal 2026. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Januari, dan perdagangan kontrak berjangka menunjukkan peluang yang sangat kecil untuk adanya perubahan suku bunga dalam pertemuan tersebut. Sejumlah pejabat The Fed juga semakin cenderung mempertahankan suku bunga setidaknya hingga tersedia lebih banyak data terkait inflasi dan pasar tenaga kerja.
Sebelumnya, CNBC mengutip pernyataan Bessent yang menyebut The Fed “tidak seharusnya menunda” penurunan suku bunga lebih lanjut. CNBC melaporkan bahwa pernyataan tersebut disiapkan untuk disampaikan dalam pidato di Economic Club of Minnesota, namun tidak diucapkan secara langsung oleh Bessent pada Kamis. Dalam pidato yang disampaikannya, Bessent mengatakan, “Federal Reserve juga harus berperan dalam mendorong investasi.”
Menggaungkan Agenda
Dalam pidatonya, Bessent memuji agenda Trump dengan menyebutnya telah meletakkan “fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang kuat.” Ia menyoroti undang-undang pemotongan pajak tahun lalu, kesepakatan perdagangan, serta agenda deregulasi. Bessent juga melontarkan kritik terhadap pemerintahan Joe Biden, yang menurutnya telah melemahkan perekonomian melalui “kebijakan perdagangan yang lemah, pajak yang tinggi, dan regulasi yang membebani.”
Kunjungan Menteri Keuangan ke Minneapolis berlangsung setelah terjadinya penembakan mematikan yang melibatkan seorang petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), serta di tengah meningkatnya ketegangan politik terkait dugaan penipuan dalam sistem penitipan anak di Minnesota.
Bessent menyinggung dugaan penipuan tersebut dengan mengatakan, “Saya berada di sini pekan ini untuk menegaskan komitmen tak tergoyahkan Departemen Keuangan AS dalam memulihkan dana yang dicuri, menuntut pelaku kejahatan penipuan, mencegah skandal seperti ini terjadi lagi, serta menyelidiki skema serupa dari negara bagian ke negara bagian.”
Ia juga menyampaikan bahwa musim pelaporan pajak tahun ini akan dimulai pada 26 Januari, yang menurutnya menjadi salah satu jadwal paling awal dalam lebih dari satu dekade. Bessent memprediksi akan terjadi “musim pengembalian pajak terbesar dalam sejarah.”
(bbn)


























