Harga Minyak Tertekan di Tengah Prospek Damai Ukraina-Rusia
News
07 January 2026 08:01

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia terpantau masih tertahan di zona merah pada perdagangan Rabu pagi (7/1). Para pelaku pasar tengah mencermati prospek berakhirnya perang di Ukraina menyusul adanya kemajuan signifikan dalam pembahasan jaminan keamanan bagi negara tersebut.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$57 per barel, setelah ditutup melemah 2% pada Selasa (6/1). Sementara itu, minyak Brent ditutup di bawah US$61 per barel. Amerika Serikat dan sekutu Ukraina mulai mengerucutkan kesepakatan mengenai rencana jaminan keamanan yang sejak lama diupayakan Kyiv, dalam pertemuan yang digelar di Paris pada Selasa oleh kelompok yang disebut sebagai coalition of the willing.
Kesepakatan damai apa pun berpotensi membuka jalan bagi pelonggaran pembatasan ekspor minyak mentah Rusia, yang dapat menambah tekanan pada pasar yang sudah kelebihan pasokan. Meski demikian, Moskow sejauh ini tetap menyalurkan minyaknya ke negara-negara seperti India dan China sejak perang dimulai.
Di sisi lain, pasar juga masih mencermati dampak penggulingan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat, serta implikasinya terhadap ekspor minyak dan industri energi negara tersebut. Trafigura Group dan sejumlah pedagang lainnya dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan pemerintah AS mengenai kemungkinan kembali membeli minyak mentah Venezuela.



























