Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Borong Saham RAJA Kala IHSG ATH

Muhammad Julian Fadli
07 January 2026 07:56

Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 6 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di level 8.933,6 usai menguat 0,84% yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH).

Jadi pendorong melesatnya IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp911,41 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Senada halnya, pada seluruh pasar investor asing net buy Rp590,94 miliar.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencapai Rp326,82 miliar. Dipicu pembelian yang deras, saham RAJA menguat 16% hingga melesat di posisi Rp7.425/saham.

Penutupan Saham RAJA pada Selasa 6 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing selama perdagangan Selasa (6/1/2026):

  1. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp326,82 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp269,07 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp258,18 miliar
  4. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp249,63 miliar
  5. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp194,67 miliar
  6. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp164,18 miliar
  7. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp82,19 miliar
  8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp63,48 miliar
  9. PT Astra International Tbk (ASII) Rp60,09 miliar
  10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp59,59 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang masif pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp509,25 miliar. Imbas tekanan jual, saham BUMI melaju flat dan stagnan di posisi Rp464/saham.

Penutupan Saham BUMI pada Selasa 6 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)