Logo Bloomberg Technoz

Riuh RKAB 2026 Ngaret, ESDM Akui Gegara Wacana Pangkas Produksi

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 January 2026 09:00

Kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk. (dok. PTBA)
Kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk. (dok. PTBA)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui memang belum menerbitkan persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 pada awal Januari, seiring dengan wacana pemerintah memangkas produksi sejumlah komoditas pertambangan demi menjaga harga tahun ini.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan penyesuaian produksi komoditas minerba dalam RKAB 2026 masih dibahas oleh kementerian dan diklaim akan tuntas dalam waktu dekat.

Enggak, sampai saat ini untuk yang RKAB tahunan 2026 belum memang. Ada beberapa penyesuaian karena terkait dengan produksi. Itu saja. Akan tetapi, sedikit lagi sudah [tuntas pembahasannya],” kata Tri saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).


“Bukan pemangkasan [produksi], penyesuaian lah. Penyesuaian. Ya dikit lah [dipengaruhi rencana pemangkasan produksi],” tegas dia.

Ilustrasi area proyek pertambangan (dok PT Merdeka Copper Gold Tbk)

Untuk itu, kata Tri, Kementerian ESDM memberikan relaksasi bagi perusahaan tambang agar tetap bisa menjalankan operasional tambang selama 3 bulan ke depan; dengan ketentuan produksi dibatasi sebesar 25% dari RKAB 2026 versi 3 tahunan.