Logo Bloomberg Technoz

Neraca Dagang Surplus US$2,6 M November 2025, 67 Bulan Beruntun

Sultan Ibnu Affan
05 January 2026 11:39

Ilustrasi neraca dagang (Bloomberg)
Ilustrasi neraca dagang (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik melaporkan kinerja neraca perdagangan Indonesia pada November tercatat mengalami surplus sebesar US$2,66 miliar. Ini merupakan surplus 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Kinerja neraca dagang kali ini lebih rendah dibanding proyeksi konsensus pasar yang memperkirakan neraca perdagangan akan surplus US$3,06 miliar, lebih tinggi ketimbang Oktober yang sebesar US$ 2,39 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan surplus neraca perdagangan pada November 2025 ini lebih ditopang surplus komoditas nonmigas, yakni sebesar US$4,64 miliar.


"dengan komoditas penyumbang surplus utama adalah lemak dan minyak hewani/nabati, besi dan baja serta nikel dan barang daripadanya," kata Pudji dalam konferensi pers, Senin (5/1/2025).

Pada saat yang sama, neraca perdagangan komoditas migas mengalami defisit US$1,81 miliar dengan komoditas penyumbang defisit ialah minyak mentah dan hasil minyak.