Logo Bloomberg Technoz

“Kemarin itu kan juga ada kendala, ada kebocoran di ExxonMobil di Cepu. Tapi dua hari itu sudah bisa diperbaiki. Jadi ini kembali ke produksi normal kembali,” jelas dia. 

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengklaim lifting minyak belakangan telah melewati target APBN 2025.

Bahlil menerangkan capaian lifting itu didapat setelah kementeriannya menekan KKKS untuk mengerek kinerja sepanjang tahun ini.

“Harus ahli tekan-tekan juga. Ini harus ahli tekan-tekan. Karena KKKS ini kalau tidak kita dorong betul main barang ini. Mutar sana, mutar sini,” kata Bahlil di Hotel Kempinski Jakarta, dikutip Senin (27/10/2025).

“Tapi itu tidak salah. Itu memang pengusaha membutuhkan cara yang mencari risiko yang seminimal mungkin,” kata Bahlil.

Menurut Bahlil, kinerja lifting berpotensi melanjutkan tren penurunan apabila pemerintah tidak aktif mendesak KKKS.

Di sisi lain, dia mengatakan, kementeriannya turut mengakomodasi kebutuhan KKKS terkait dengan perbaikan iklim investasi, regulasi hingga insentif yang lebih menarik untuk menggarap proyek migas.

Misalkan, dia mencontohkan, perbaikan skema bagi hasil cost recovery dan gross split untuk kontraktor.

“Itu juga kita membuat pilihan itu, tidak ada masalah selama mereka mampu mengembangkan, pendapatan negara bertambah dan juga lifting juga bisa naik,” kata Bahlil.

(mfd/naw)

No more pages