Logo Bloomberg Technoz

Nikmati Kuliner Liburan Tanpa Khawatir dengan 5 Langkah Sehat


(Dok.Istimewa)
(Dok.Istimewa)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perayaan Tahun Baru kerap menjadi momen yang dinanti banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga dan orang terdekat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan biasanya dilengkapi dengan beragam hidangan spesial yang menggugah selera. Mulai dari olahan daging, makanan berlemak, aneka kudapan manis, hingga minuman tinggi gula menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari perayaan tersebut.

Namun di balik kenikmatan kuliner khas Tahun Baru, terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai. Pola konsumsi berlebihan tanpa pengelolaan gizi yang tepat berpotensi menurunkan stamina, mengganggu kualitas tidur, serta melemahkan daya tahan tubuh. Kondisi ini dapat berdampak pada aktivitas dan produktivitas setelah masa liburan berakhir.

Dokter spesialis gizi klinik Mayapada Hospital Bandung, dr. Shiela Stefani, M.Gizi, SpGK, AIFO-K, FINEM, menjelaskan bahwa hidangan perayaan tidak perlu dihindari sepenuhnya. Menurutnya, kunci utama menjaga kesehatan selama liburan terletak pada keseimbangan asupan dan pengaturan porsi makan.

“Pada momen perayaan, setiap orang tidak perlu membatasi diri secara berlebihan. Namun, penting menjaga porsi dan komposisi makanan. Pastikan asupan protein, sayur, dan buah tetap terpenuhi agar kebutuhan energi tercukupi serta daya tahan tubuh tetap optimal selama liburan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa gizi seimbang merupakan fondasi penting agar tubuh tetap bugar meski pola makan berubah selama liburan. Tantangan yang sering terjadi adalah kecenderungan makan berlebihan dalam satu waktu, terutama saat berbagai hidangan tersaji bersamaan.

Agar tubuh tetap prima sepanjang libur Tahun Baru, dr. Shiela menyarankan beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan oleh seluruh anggota keluarga. Langkah-langkah ini tidak menghilangkan kenikmatan makan, namun membantu menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Langkah pertama adalah memperhatikan porsi makan. Mengambil porsi kecil terlebih dahulu dinilai lebih bijak dibandingkan langsung mengambil dalam jumlah besar. Pola ini membantu mengontrol asupan kalori tanpa harus menahan diri secara berlebihan.

“Ambil porsi kecil terlebih dahulu dan hindari makan terlalu cepat. Memberi jeda antar suapan membantu tubuh mengenali sinyal kenyang dengan lebih baik, sehingga asupan tetap terkontrol tanpa harus menghilangkan kenikmatan menikmati hidangan,” jelas dr. Shiela.

Porsi, Cairan, dan Peran Keluarga

Langkah berikutnya adalah memperhatikan komposisi menu. Mengombinasikan hidangan utama dengan sayuran segar, buah potong, atau sup dapat membantu menyeimbangkan menu yang tinggi lemak atau gula. Cara ini juga membantu tubuh memperoleh serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan.

Selain itu, metode pengolahan makanan turut berperan penting. Jika memungkinkan, memilih teknik memasak yang lebih sehat seperti dipanggang atau dikukus dapat membantu mengurangi asupan lemak berlebih. Pilihan ini menjadi alternatif yang lebih ramah bagi kesehatan jangka panjang.

Pembatasan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula juga perlu diperhatikan. Makanan manis dan minuman bersoda sering menjadi favorit saat perayaan, namun konsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah yang membuat tubuh cepat lelah dan kurang bertenaga.

Mengganti sebagian camilan manis dengan buah segar atau memilih minuman rendah gula dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Langkah sederhana ini berdampak besar dalam menjaga kebugaran tubuh selama liburan.

Sementara itu, dokter spesialis gizi klinik Mayapada Hospital Tangerang, dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, menekankan pentingnya menjaga asupan cairan. Menurutnya, kebutuhan cairan sering kali terabaikan saat konsumsi makanan manis meningkat.

“Asupan cairan yang cukup berperan penting dalam menjaga metabolisme, konsentrasi, dan performa fisik. Ketika tubuh kurang terhidrasi, rasa lelah lebih cepat muncul dan pemulihan tubuh menjadi tidak optimal. Karena itu, penting untuk tetap mencukupi kebutuhan air putih, terutama saat konsumsi makanan dan minuman manis meningkat,” jelasnya.

Selain memperhatikan asupan pribadi, pola makan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan setiap anggota keluarga. Anak-anak membutuhkan gizi seimbang untuk mendukung aktivitas dan tumbuh kembang mereka selama masa liburan yang padat aktivitas.

Di sisi lain, lansia memerlukan pola makan yang lebih terkontrol untuk menjaga kesehatan jantung, sistem pencernaan, serta kestabilan kadar gula darah. Kebiasaan memilih menu seimbang bersama keluarga dapat menjadi langkah preventif untuk menjaga kesehatan semua usia.

Sebagai bentuk komitmen mendukung gaya hidup sehat masyarakat, Mayapada Hospital menyediakan layanan Nutrition Clinic. Layanan ini memberikan pendampingan gizi secara komprehensif dan personal, mulai dari edukasi gizi hingga konsultasi pola makan sesuai kebutuhan individu dan keluarga.

Pendekatan personal ini membantu masyarakat memahami kebutuhan nutrisi masing-masing, terutama dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Dengan panduan yang tepat, pola makan sehat dapat diterapkan secara konsisten, tidak hanya saat liburan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Informasi lengkap mengenai layanan kesehatan Mayapada Hospital juga dapat diakses melalui aplikasi MyCare. Melalui fitur Health Articles & Tips, masyarakat dapat memperoleh edukasi kesehatan yang relevan dan terpercaya.

Aplikasi ini turut dilengkapi fitur Personal Health yang memungkinkan pengguna memantau kebugaran secara mandiri. Mulai dari langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, hingga Body Mass Index atau BMI, seluruh data dapat membantu menjaga kesehatan secara lebih terukur sepanjang tahun.