Nama Lisa mencuat usai mempublikasikan hubungan kedekatannya dengan Ridwan Kamil. Bahkan, dia mengklaim anak pertamanya adalah buah hatinya dengan mantan calon Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Ya kan buat anak saya. Benar [terima aliran dana]. Saya tidak bisa sebut nominal ya," ujar Lisa usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jumat (22/08/2025).
Berdasarkan pengakuan Lisa, keduanya bertemu dan menjalin relasi pada Mei 2021. Relasi tersebut berada pada periode jabatan Ridwan Kamil sebagai gubernur dan rentang waktu terjadinya praktik korupsi dana iklan Bank BJB. Ridwan menjadi Gubernur Jawa Barat Periode 2018-2023; sedangkan korupsi dana iklan terjadi selama 2021-2023.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan lima orang tersangka. Dua di antara lima orang tersebut merupakan pejabat dari Bank BJB, yakni Direktur Utama Bank BJB periode 2019-2025, Yuddy Renaldi yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya, dan mantan Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto.
Tiga orang tersangka lainnya yakni Ikin Asikin Dulmanan (IAD) pemilik agensi Arteja Mulyatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri; Suhendrik (S) yang merupakan pemilik agensi PSJ dan USPA; terakhir, R. Sophan Jaya Kusuma (RSJK) selaku pemilik agensi CKMB dan CKSB.
(dov/frg)





























