Logo Bloomberg Technoz

Musim dingin di bumi belahan utara (northern hemisphere) juga akan mempengaruhi permintaan CPO. Dalam cuaca dingin, CPO biasanya lebih cepat membeku. Oleh karena itu, CPO menjadi kurang diminati ketimbang minyak nabati lainnya.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana proyeksi harga CPO untuk hari ini, Selasa (2/12/2025)? Apakah bisa kembali ke jalur hijau atau kian dalam terperosok di zona merah?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih tersangkut di zona bearish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 43. RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Sedangkan indikator Stochastic RSI ada di 86. Sudah di atas 80 yang berarti tergolong jenuh beli (overbought).

Untuk perdagangan hari ini, harga CPO berpeluang naik. Target resisten terdekat adalah MYR 4.114/ton yang merupakan Moving Average (MA) 10. Jika tertembus, maka MA-20 di MYR 4.147/ton bisa menjadi target selanjutnya.

Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di MYRV 4.201/ton.

Andai harga CPO turun lagi, maka ada risiko akan mengetes support MYR 4.065/ton yang menjadi pivot point. Dari ini, harga bisa menguji support lanjutan di rentang MYR 4.053-4.037/ton.

Target paling pesimistis atau support terjauh adalah MYR 3.967/ton.

(aji)

No more pages