Logo Bloomberg Technoz

Penambang: Wacana BK Batu Bara dan Emas Cederai Aturan Kepabeanan

Azura Yumna Ramadani Purnama
30 November 2025 16:30

Coking coal./Bloomberg-Luke Sharrett
Coking coal./Bloomberg-Luke Sharrett

Bloomberg Technoz, Jakarta – Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA) Hendra Sinadia menilai rencana pengenaan bea keluar (BK) pada komoditas batu bara dan emas tidak sejalan dengan semangat Peraturan Pemerintah (PP) No. 55/2008 tentang Pengenaan Bea Keluar Terhadap Barang Ekspor.

Alasannya, beleid tersebut menegaskan bahwa bea keluar ditetapkan dengan tujuan menjamin terpenuhinya kebutuhan dalam negeri, melindungi kelestarian sumber daya alam, mengantisipasi kenaikan harga cukup drastis, dan menjaga stabilitas harga di dalam negeri.

Hendra berpendapat keempat aspek tersebut tidak terpenuhi dalam penerapan bea keluar batu bara dan emas. Dia memandang pengenaan bea keluar pada dua komoditas tersebut hanya bertujuan mempertebal penerimaan negara.


“Isu bea keluar sih bukan isu yang lama, kita 2014 pernah ada wacana itu cuma kita challenge waktu itu. Kenapa? Karena kan ada PP No. 55/2008 tentang bea keluar,” kata Hendra ditemui medio pekan ini.

“Jadi seharusnya semua penerapan bea keluar ke semua sektor mengacu ke PP itu ya. Ya harusnya mengacu ke PP itu. Nah, di Pasal 2-nya jelas sih itu tujuan bea keluar ada 4 hal,” lanjut Hendra.

Sebuah derek membongkar pengiriman batu bara antrasit./Bloomberg-Vincent Mundy