Harga emas pun melaju di jalur yang tepat untuk membukukan kenaikan lebih dari 2% sepanjang pekan ini. Sepanjang November, sepertinya harga emas juga bakal mencatat kenaikan. Jika terwujud, maka harga aset ini akan naik empat bulan beruntun.
Mulai besok, bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve akan memasuki periode blackout jelang rapat Komite Pengambil Kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC). Satu yang dinanti dari rapat tersebut adalah keputusan soal suku bunga acuan.
Pasar memperkirakan Gubernur Jerome ‘Jay’ Powell dan sejawat bakal menurunkan suku bunga acuan dalam rapat bulan depan. Mengutip CME FedWatch, peluang pemangkasan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) ke 3,5-3,75% mencapai 86,9%.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Saat suku bunga turun, memegang emas menjadi lebih menguntungkan.
(aji)




























