Logo Bloomberg Technoz

Alasan Industri Tekstil Jadi Pemberat IKI di November 2025

Merinda Faradianti
27 November 2025 18:40

Ilustrasi sektor padat karya industri tekstil Sritex. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi sektor padat karya industri tekstil Sritex. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat jika industri tekstil menjadi pemberat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan November 2025. Pasalnya, Kemenperin menyebut jika industri tekstil mengalami kontraksi cukup dalam.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, industriyang terkontraksi tersebut merupakan sektor tekstil yang berorientasi ekspor khususnya di kawasan berikat.

"Menteri Perindustrian sejak beberapa tahun lalu mendorong agar ada pengurangan kuota produk industri di kawasan berikat untuk masuk ke pasar domestik. Kuota itu sebelumnya dan masih ada 50%, kami ingin turun sampai 25%," kata Febri, dalam konferensi pers IKI November 2025, Kamis (27/11/2025).


Febri menduga hal tersebut membuat IKI sektor industri tekstil terkontraksi. Meski begitu, ia menyebut bahwa sudah seharusnya industri di kawasan berikat kembali berorientasi pada ekspor.

"Pembentukan kawasan berikat awalnya adalah agar industri itu diekspor. Karena kalau produknya masuk ke pasar domestik, produk itu akan bersaing dengan produk dari industri yang berada di luar kawasan berikat. Itu membuat produk industri yang berada di luar kawasan berikat sulit bersaing," tambahnya.