Airlangga menjelaskan program magang ini akan berjalan dalam beberapa gelombang. Setelah Batch 1, pemerintah sudah menyiapkan Batch 2 dan melanjutkannya ke Batch 3 dengan target total 100 ribu peserta.
“Batch yang kedua yaitu gelombang kedua. Masih ada lagi gelombang ketiga yang nanti kita siapkan. Targetnya kan 100 ribu,” ujar Airlangga.
Ia menyebut saat ini jumlah peserta yang sudah masuk dalam sistem mencapai lebih dari 80 ribu orang, sementara sekitar 20 ribu lainnya masih dalam proses.
Menurut dia, tantangan selanjutnya adalah memperkuat sisi permintaan agar penyaluran dan penyerapan peserta magang dapat semakin optimal di gelombang-gelombang berikutnya.
Diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp396 miliar untuk mendukung program magang nasional, dengan masing-masing Rp198 miliar pada 2025 dan 2026.
Pendaftaran program magang dapat mendaftar dan memilih posisi melalui platform Ayo Magang di laman siapkerja.kemnaker.go.id.
Nantinya, peserta diharuskan mengisi sejumlah data diri yang nantinya akan langsung terhubung dengan basis data lulusan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Tidak ada syarat tambahan untuk mengikuti program magang ini.
Menaker menekankan, program ini hanya berlaku bagi lulusan dengan maksimal satu tahun, baik Strata 1, Diploma IV, maupun Diploma III.
(ell)






























