Logo Bloomberg Technoz

IPO Superbank Dihantui Risiko Merger & Ketergantungan Grab-OVO

Artha Adventy
25 November 2025 14:10

SuperBank. (Dok: Perusahaan)
SuperBank. (Dok: Perusahaan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menjelang penawaran umum perdana saham (IPO), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank memaparkan sejumlah risiko material yang dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kelangsungan usaha perseroan.

Dalam prospektusnya, Superbank (SUPA) menegaskan bahwa operasional dan pertumbuhan bisnisnya sangat bergantung pada kemitraan strategis dengan Grab dan OVO, dua mitra utama dalam distribusi produk serta akuisisi nasabah. Perusahaan menyatakan bahwa perubahan hubungan dengan salah satu mitra dapat memengaruhi kinerja perusahaan.

“Memburuknya hubungan dengan salah satu pihak tersebut dapat berdampak negatif terhadap bisnis, kondisi keuangan, hasil operasional, dan prospek perseroan,” tulis manajemen dalam prospektusnya, dikutip Senin (25/11/2025).


Superbank juga menyoroti potensi risiko tambahan terkait aksi korporasi mitra. Perseroan menyatakan bahwa rencana merger Grab dengan perusahaan lain dapat memengaruhi usaha perseroan, meskipun dampak pastinya belum dapat dipastikan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah isu yang berkembang mengenai kemungkinan merger antara Grab dan GoTo, yang belakangan menjadi perhatian pasar teknologi dan keuangan digital.