"Yang bisa kita jadikan landasan adalah informasi yang atau data yang dimiliki oleh saudara TOP maupun saksi lainnya yang melihat, mendengar atau mengalami [aliran suap]," ujar dia.
Meski demikian, Asep mengklaim, penyidik masih berkomitmen untuk terus menelusuri aliran dana dari Topan dan Akhirun. Baik dugaan mengarah kepada pejabat tinggi di Sumatra Utara atau pun ke pejabat lain di tingkat kabupaten atau kota.
"Artinya ada pihak-pihak lain yang mendapat aliran dana ya. Ada pihak-pihak lain. Jadi kita juga sedang mengembangkan menuju ke sana," kata dia.
(dov/frg)
No more pages



























