Sedangkan CEO Trinity Entertainment Network Yonathan Nugroho mengutarakan ide awal Perahu Kertas diangkat menjadi musikal dikarenakan adanya ikatan emosional. Alasan lain, Trinity melihat dunia musikal tengah naik daun.
“Karena kami melihat performing act, ekosistem sudah terbentuk, sambutan penonton luar biasa, banyak orang mendukung. Dunia seni pertunjukkan sedang naik daun, kami merasa ingin berpartisipasi. Kenapa Perahu Kerta? Karena sangat emosional, dulu dapat demo dari mbak Dewi, lalu mbak Dewi memilih Maudy untuk menyanyikannya, filmnya sukses, buku sukses juga. Buat kami ini momentum tepat, kami memiliki keterlibatan di masa lalu dengan IP ini,” ujar Yonathan.
Musikal Perahu Kertas merupakan pementasan kolaborasi yang mempertemukan dunia musik, sastra, dan teater dalam satu pengalaman pertunjukan yang penuh emosi dan energi.
Program Manager Indonesia Kaya sekaligus Produser pertunjukkan mengatakan pihaknya ingin menghadirkan panggung yang tidak hanya indah dilihat, tetapi juga menggugah hati penonton. Kehadiran musikal Perahu Kertas tidak hanya menghidupkan mimpi-mimpi kami, para kreator yang terlibat di dalamnya, tetapi juga menghidupkan lagi mimpi bahwa seni pertunjukan panjang Indonesia akan kembali hadir untuk disaksikan.
(spt)





























