Negara Gagal Buat Sekolah Aman Buntut Banyaknya Kasus Bullying
Dinda Decembria
18 November 2025 07:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai banyaknya kasus perundungan (bullying) menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di Indonesia tengah berada dalam situasi darurat kekerasan.
Yang terbaru adalah meninggalnya seorang siswa SMPN 19 Tangerang Selatan, Banten, yang diduga menjadi korban perundungan berat oleh teman-temannya.
“Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi kegagalan negara memastikan sekolah aman. Ada pembiaran berbulan-bulan sampai akhirnya seorang anak kehilangan nyawa,” tegas Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, dalam keterangannya, dikutip Senin (17/11).
Korban sebelumnya dirawat akibat luka serius, namun nyawanya tidak terselamatkan. JPPI menegaskan bahwa kematian ini menunjukkan kegagalan sistemik negara dalam memastikan sekolah sebagai ruang aman bagi peserta didik.
Terlebih, dugaan bahwa praktik perundungan telah terjadi sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Juli dan tidak ditangani hingga November, memperlihatkan adanya pembiaran berkepanjangan.































