Logo Bloomberg Technoz

Komnas PA Soal Siswa Bunuh Diri: Pengawasan Pendidikan Rendah

Dinda Decembria
08 February 2026 15:00

Ilustrasi bunuh diri. (Envato/LightFieldStudios)
Ilustrasi bunuh diri. (Envato/LightFieldStudios)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10) di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Peristiwa ini memicu perhatian publik karena diduga berkaitan dengan tekanan ekonomi keluarga serta belum terpenuhinya kebutuhan pendidikan dasar anak.

Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait, S.E., menilai kejadian tersebut bukan sekadar persoalan keluarga, melainkan menunjukkan adanya kelemahan sistem perlindungan anak. 


“Kejadian ini bukan sekadar masalah ekonomi keluarga, melainkan kegagalan sistem pengawasan dan pendampingan anak di tingkat satuan pendidikan dan daerah,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2).

Komnas PA juga menyoroti dugaan kendala pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) yang semestinya membantu kebutuhan pendidikan siswa kurang mampu.