Logo Bloomberg Technoz

Untuk diketahui, GMFI dalam prospektusnya menjelaskan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 124,27 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham. Seluruh hak HMETD milik GIAA sebagai pemegang saham mayoritas dialihkan kepada API, sehingga Angkasa Pura menjadi pihak utama yang menyerap aksi korporasi tersebut.

API akan menebus 113,3 miliar saham baru melalui setoran aset berupa tanah seluas 972.123 meter persegi yang berada di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Tanah ini sebelumnya merupakan bagian dari Hak Pengelolaan No. 1/Pajang atas nama API dan dialihkan ke GMFI sebagai bagian dari penguatan struktur permodalan perusahaan MRO tersebut.

Manajemen GMFI menyebut penyertaan aset ini akan meningkatkan aset tetap dan memperbaiki posisi ekuitas secara signifikan. Tanah tersebut juga akan digunakan untuk mendukung operasional, termasuk ekspansi fasilitas hanggar maupun pengembangan kapasitas layanan perawatan pesawat.

Sementara itu, dana tunai yang dihimpun dari investor publik dalam PMHMETD II, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan sebagai modal kerja, terutama untuk pembelian bahan baku dan spare part guna menjaga ketepatan waktu layanan serta peningkatan kualitas operasional MRO.

(dhf)

No more pages