Logo Bloomberg Technoz

Try menyebut, kawasan industri Cikande memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, investasi dan pengembangan ekonomi regional.

“Kami telah melakukannya beberapa kali dan untuk di kawasan tersebut kami sudah melakukan di bulan Juni tentu terkait dengan aspek perizinan berusaha dan data kawasan industri," jelasnya.

Secara keseluruhan, sebanyak 61% industri yang beroperasi di Cikande merupakan perusahaan nasional sementara sisanya merupakan perusahaan asing dari berbagai negara seperti China, Singapura, Taiwan, Malaysia, Eropa dan Amerika.

Terdapat enam kategori perusahaan manufaktur yang mendirikan pabriknya di Cikande, yaitu industri makanan dan minuman dengan porsi 40%, industri baja dan turunan dengan porsi 15%.

Lalu, industri otomotif dengan porsi 2%, serta industri kimia dan beberapa jenis industri lainnya seperti kertas, bahan pakan ternak, bahan bangunan dengan porsi 43%.

Kawasan Industri yang Terkontaminasi Radioaktif Cesium-137

Meski memberikan kontribusi besar, saat ini kawawan industri tersebut sedang dilanda insiden tercemar radiaktif Cesium-137. Kemenperin telah merilis daftar 24 perusahaan yang terkontaminasi Cs-137. 

Perusahaan yang terkontaminasi Cs-137 tersebut berasal dari berbagai industri, meliputi peleburan logam, pengelola limbah B3, hingga industri makanan. Sejumlah perusahaan yang terpapar radioaktif itu di antaranya yakni pabrik makanan olahan berbahan baku unggas, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) hingga PT Nikomas Gemilang, pabrik sepatu merek Nike dan Adidas

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pemetaan yang sudah dilakukan di Kawasan Industri Cikande, terdapat tiga industri makanan yang memiliki paparan radiasi Cs-137 dengan laju dosis sebesar 1,6 hingga 152 mikrosievert per jam.

Selain itu, terdapat tiga industri pengelolaan limbah B3 yang memiliki paparan radiasi Cs-137 dan non Cs-137 dengan laju dosis sebesar 0,24 hingga 0,4 mikrosievert per jam. Kemudian ada juga enam lokasi timbunan yang memiliki paparan radiasi Cesium-137 dengan laju dosis sebesar 11 sampai 10.000 mikrosievert per jam.

Paling banyak, ada 15 industri peleburan logam yang memiliki paparan radiasi Cs-137 dan non Cs-137 dengan laju dosis sebesar 0,18 hingga 700 mikrosievert per jam.

Daftar Perusahaan yang Terkontaminasi Cs-137 di Cikande: 

  1. PT Bahari Makmur Sejati 
  2. PT Nikomas Gemilang 
  3. PT Citra Baru Steel 
  4. PT Valero Metals Jaya 
  5. PT Universal Eco Pacific 
  6. PT Sinta Baja Jaya 
  7. PT Crown Steel 
  8. PT Sentosa Harmony Steel d/h PT Hwa Hok Steel 
  9. PT Vita Prodana Mandiri 
  10. PT Kanemory/Food Service 
  11. PT Charoen Pokphand Indonesia 
  12. PT Peter Metal Technology 
  13. PT Growth Nusantara Industry 
  14. PT Asa Bintang Pratama 
  15. PT Cahaya Logam Cipta Murni 
  16. PT Ediral Tritunggal Perkasa 
  17. PT Ever Loyal Copper 
  18. PT Hightech Grand Indonesia 
  19. PT Jongka Indonesia 
  20. PT Kabatama Raya 
  21. PT New Asia Pacific Copper Indonesia 
  22. PT O.M. Indonesia 
  23. PT Zhongtian Metal Indonesia 
  24. PT Luckione Environtment Science Indonesia

(ell)

No more pages