Selama periode tersebut, kata Roberto, kegiatan dan perilaku ABH nampak normal. Bahkan, dia sempat nampak berpapasan dan bertegur sapa dengan seorang guru pada salah satu koridor sekolah. Kegiatan belajar pun berjalan normal tanpa ada tanda-tanda keganjilan.
Polisi kemudian memantau rekaman CCTV menjelang pelaksanaan Solat Jumat. ABH nampak berjalan tanpa alas kaki di koridor sekolah lantai satu sekitar pukul 11.43 WIB. Dia kemudian terlihat memasuki area masjid sekitar pukul 11.44 WIB. Pada saat itu, ABH masih mengenakan seragam sekolah lengkap sambil membawa tas warna merah.
Berdasarkan rekaman CCTV, ABH nampak terus memantau situasi di dalam dan luar Masjid. Dia pun kerap berdiri di salah tiang di tempat ibadah tersebut.
Pada pukul 12.02 WIB, ABH tiba-tiba berganti pakaian dengan melepas kemeja sekolah dengan kaos putih; dan mengenakan celana panjang hitam. Dia keluar dari Masjid sambil membawa senjata mainan dan remote kontrol pemicu bom.
Beberapa detik kemudian, rekaman CCTV menampilkan kilatan cahaya merah dari dalam masjid yang diikuti asap tebal warna putih. ABH nampak berlari menjauhi area masjid yang diduga berpindah ke TKP kedua yaitu area Taman Baca dan Bank Sampah SMAN 72.
(azr/frg)






























