Logo Bloomberg Technoz

Kronologi Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 November 2025 09:20

Suasana olah TKP lokasi ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana olah TKP lokasi ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepolisian Daerah atau Polda Metro Jaya mengungkap kronologi peristiwa serangan bom rakitan di masjid dan sekolah SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat lalu. Hal ini diungkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya usai mengumpulkan barang bukti berupa sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"DVR yang kami terima dari penyidik dalam hal ini Polres Metro Jakarta Utara. Pertama, DVR yang digunakan untuk merekam seluruh CCTV di lokasi SMAN 72," kata Direktur Siber Polda Metro Jaya Komisaris Besar Roberto Gomgom Manorang Pasaribu dikutip, Rabu (12/11/2025).

Menurut dia, sejumlah data rekaman memiliki catatan waktu yang berbeda. Hal ini membuat Tim Siber lebih dulu melakukan kalibrasi atau penyesuaian waktu karena ada data rekamannya yang memiliki perbedaan waktu satu jam; dan lainnya berbeda lima menit.


Usai penyesuaian, polisi memperoleh rekaman yang menunjukkan anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang juga terduga pelaku peledakan tiba di sekolah dan terekam CCTV di gerbang sekolah sekitar pukul 06:28 WIB. 

Pada saat itu, ABH nampak mengenakan pakaian sekolah lengkap dan membawa dua tas. Satu tas punggung warna merah dikenakan pada punggung; dan satu tas warna biru dijinjing pada tangan kiri. Polisi menduga salah satu tak tersebut berisi bom rakitan dan senjata mainan.