Logo Bloomberg Technoz

Segmen mi instan yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan, hanya tumbuh 1,7% yoy. Sementara itu, segmen dairy naik 0,8%.

Di sisi lain, Total penjualan luar negeri tetap melewati US$1 miliar dengan kenaikan sekitar +2,8% yoy didukung pertumbuhan kuat di Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Namun, kinerja tersebut sebagian tertahan oleh pelemahan penjualan di Eropa, Australasia, dan AS akibat normalisasi pesanan setelah lonjakan volume sementara tahun lalu dari aksi penimbunan stok oleh jaringan ritel besar.

Melihat penjualan yang melemah sepanjang tahun berjalan, ICBP pun merevisi panduan pertumbuhan pendapatan sepanjang 2025 menjadi single digit rendah.

Adapun Sinarmas Sekuritas memilih untuk menunggu hasil kuartalan kuat berikutnya sebelum melakukan penyesuaian lebih lanjut, sehingga pihaknya mempertahankan proyeksi tahun 2025 dan target harga  sebesar Rp10.200, yang dihitung berdasarkan rasio P/E 2025 sebesar 12,5 kali.

Namun, analis tetap menyoroti sejumlah risiko yang berpotensi membayangi prospek perseroan, antara lain pemulihan konsumsi domestik yang lebih lambat dari perkiraan, tekanan biaya bahan baku, volatilitas nilai tukar rupiah, serta meningkatnya persaingan di segmen produk utama.

(art/wep)

No more pages