Logo Bloomberg Technoz

Menurut Simon, potensi aren di Indonesia tersebar di Jawa Barat, Sulawesi Utara, hingga Kalimantan. Akan tetapi, saat ini Pertamina sedang memperluas perkebunan tersebut dengan melakukan penanaman di Jawa Barat.

“Jadi tentunya kalau untuk rencana memperluas skalanya kita perlu penanaman juga di tempat lain. Namun, sekarang kita memanfaatkan yang sudah ada, di Jawa Barat,” tegas Simon.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengunjungi perkebunan aren milik masyarakat di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu (10/5/2025).

Bersama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Kementerian Kehutanan tengah menjajaki dan melakukan kajian untuk pengembangan Bioetanol berbahan dasar aren.

Lokasi kebun tersebut berdekatan dengan pembangkit Listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang dikelola oleh anak usaha Pertamina NRE, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO).

Di sisi lain, Simon menegaskan Pertamina siap mengimplementasikan mandatori bensin campuran etanol 10% atau E10 yang dicanangkan pemerintah berlaku pada 2027.

Simon menegaskan akan menyiapkan infrastruktur pendukung dan teknologi pelaksanaan program tersebut.

“Jadi, sambil berjalan lah, semua kan kebijakan ini yang menyangkut masyarakat banyak, tentunya harus sama-sama kita kaji dan tentunya kita dorong karena manfaatnya akan sangat baik bagi masyarakat,” ucap dia.

Sementara itu, saat ini sudah terdapat BBM dengan campuran etanol 5% yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) dengan nama dagang Pertamax Green 95. Pertamina melaporkan konsumsi Pertamax Green 95 hingga kini tercatat sekitar 100—110 kiloliter (kl) setiap bulannya.

(azr/wdh)

No more pages