Logo Bloomberg Technoz

CBRE Siapkan Rights Issue, Dua Investor Strategis Siap Masuk

Artha Adventy
10 November 2025 10:35

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) tengah menyiapkan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue, sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan.

Direktur Utama CBRE, Suminto, mengatakan CBRE berencana menerbitkan hingga 48 miliar saham baru dalam aksi PMHMETD tersebut. Seluruh saham yang akan dilepas merupakan saham atas nama dengan nilai nominal yang sama seperti saham perseroan yang beredar saat ini, yakni Rp25 per saham.

Adapun, Suminto mengklaim terdapat dua investor strategis yang akan masuk ke CBRE, yakni Hilong Shipping Holding Limited serta konsorsium Yafin Tandiono Tan.


“Perseroan sedang mempersiapkan pelaksanaan rights issue sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan. Selain itu, CBRE juga akan memiliki dua calon investor strategis yang berasal dari sektor EPCI (Engineering, Procurement, Construction and Installation) dan T&I (Transportation & Installation),” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran dua investor strategis itu akan memperkuat posisi CBRE sebagai penyedia layanan pendukung industri energi nasional dan regional, sekaligus memperluas cakupan bisnis ke sektor perkapalan global.