Berdasarkan prospektus, CBRE akan menyelenggarakan, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan digelar pada 18 Desember 2025 untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana rights issue. Pemanggilan RUPSLB dijadwalkan pada 25 November 2025, dengan daftar pemegang saham yang berhak hadir berdasarkan penutupan perdagangan tanggal 24 November 2025.
Dalam rencana PMHMETD tersebut, CBRE juga menyiapkan opsi konversi bagi pemegang Promissory Note (PN) untuk mengubah pinjaman menjadi saham perseroan. Adapun pemegang PN meliputi Hilong Shipping Holding Limited dengan nilai pinjaman USD 25 juta, Yafin Tandiono Tan sebesar USD 11 juta, PT Saga Investama Sedaya senilai USD 12,5 juta, dan PT Superkrane Mitra Utama Tbk sebesar USD 6,5 juta.
Nantinya, saat para pemegang PN melaksanakan opsi konversi pada saat rights issue, Hilong Shipping Holding Limited serta konsorsium Yafin Tandiono Tan akan resmi menjadi pemegang saham perseroan sekaligus investor strategis di bidang EPCI dan T&I.
Suminto mengklaim pelaksanaan rights issue dan konversi pinjaman ini diharapkan memperkuat struktur permodalan, memperbaiki posisi keuangan, serta membuka peluang kemitraan strategis baru dalam pengembangan bisnis CBRE ke depan.
(dhf)

























