Sementara stok CPO Malaysia pada Oktober diperkirakan mencapai 2,44 juta ton. Jika terwujud, maka akan menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana ‘ramalan’ harga CPO untuk minggu ini? Apakah bakal turun lagi atau mampu bangkit berdiri?
Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), CPO terjebak di zona bearish. Tercermin dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 42. RSI di bawah 50 mengindikasikan suatu aset sedang berada di posisi bearish.
Namun indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 0. Paling rendah, sudah sangat jenuh jual (oversold).
Untuk perdagangan pekan ini, ada harapan harga CPO bisa naik. Target resisten terdekat adalah MYR 4.335-4.365/ton. Jika tertembus, maka MYR 4.398/ton bisa menjadi target berikutnya.
Andai turun lagi, maka ada kemungkinan harga CPO akan menguji support MYR 4.081/ton. Penembusan di titik ini berisiko memangkas harga ke arah MYR 4.069/ton. Terlihat bahwa ruang koreksi harga CPO sudah kian menyempit.
(aji)































