Freeport Diminta Kaji Lagi Rencana Buka Terbatas Tambang Grasberg
Pramesti Regita Cindy
03 November 2025 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Rencana PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk pembukaan kembali sebagian tambang di kompleks Grasberg usai penangguhan produksi akibat insiden longsoran lumpur dinilai perlu kajian menyeluruh dan jaminan keselamatan kerja yang ketat, menurut pandangan para pakar pertambangan.
Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan pengoperasian terbatas di area yang tidak terdampak langsung insiden, yang terjadi pada awal September lalu, masih bisa dilakukan; asalkan hasil kajiannya menunjukkan aman.
"Hal ini harus dikaji dan dipelajari dengan baik untuk menjamin keselamatan kerja baik manusia maupun peralatan," kata Rizal saat dihubungi, dikutip Senin (3/11/2025).
Dia juga menekankan pentingnya memitigasi secara menyeluruh mengingat tingkat risiko tambang di bawah tanah jauh (underground) lebih tinggi dibandingkan dengan tambang terbuka (open pit).
Selain itu, tambang bawah tanah dinilainya memiliki karakteristik ruang kerja yang sempit, tidak dapat menggunakan peralatan besar, serta bergantung pada sistem ventilasi dan pengendalian air yang kompleks.






























